Stop Mencari Kesalahan Orang Lain !

Posted on Desember 4, 2010

0


Gajah dikelopak mata tak kelihatan, semut diseberang lautan ketihatan.
adalah sebuah perumpamaan bagi sikap yang suka mencari keburukan/kesalahan
orang lain walau sekecil apapun, akan tetapi kesalahan diri sendiri yang
sebesar gajah malah seolah-olah tidak nampak.

Dalam adab hidup sosial, tidaklah pantas seseorang mencari-cari keburukan
orang lain, baik untuk menjatuhkan namanya karena dia adalah saingannya,
atau merasa tidak suka dengan orang tersebut. dan Allah telah melarang
perbuatan tersebut dari langit ketujuh.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ
بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berburuk
sangka (kecurigaan), karena sebagian dari berburuk sangka itu dosa. Dan
janganlah mencari-cari keburukan orang….” (QS Al-Hujurat : 12)

Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- juga bersabda :

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ، وَلَا
تَجَسَّسُوا
Artinya : “Jauhilah berprasangka, karena prasangka adalah seburuk-buruknya
perkataan. dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain.” (HR Bukhori,
Muslim dan Abu Daud)

Ketika keluar ungkapan dari seseorang yang dapat menimbulkan beberapa
tafsiran, maka bagi seorang muslim untuk senantiasa menafsirkannya dengan
hal yang baik. dan jika Allah berkehendak menampakan aib/kekurangan dan
keburukan seseorang kepada yang lain, maka wajib ditutupi selama menutupi
aib dan keburukan tersebut tidak menimbulkan keburukan yang lebih besar.
Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bersabda :

وَمَنْ سَتَر مُسْلِمًا، سَتَرَهُ الله يَوْمَ القِيَامَة
Artinya : “Dan barang siapa yang menutupi (keburukan) seorang muslim maka
Allah akan menutupi (keburukannya) di hari kiamat.” (HR Bukhori dan Muslim)

Sumber : www.artikelislami.com

Posted in: NEWS