Regal Horned Lizard, Kadal yang Dapat Mengeluarkan Darah Dari Matanya

Posted on November 27, 2010

0


Regal Horned Lizard adalah jenis kadal yang merupakan genus dari keluarga Phrynosomatidae. Kadal bertanduk yang populer disebut “Katak bertanduk” atau “Kadal bertanduk”.
https://i1.wp.com/i54.tinypic.com/2laahjc.jpg
Nama populernya berasal dari tubuh bulat kadal dan moncongnya yang tumpul, yang membuatnya menyerupai seekor katak atau kodok. Phrynosoma, secara harfiah berarti “kodok-bertubuh”.
Duri di punggungnya dan disampingnya terbuat dari sisik yang telah mengalami modifikasi, sedangkan tanduk di kepalanya adalah benar-benar tanduk (yaitu mereka memiliki inti kurus).
Ada 14 spesies kadal bertanduk di Amerika Utara, 8 di antaranya adalah spesies asli Amerika Serikat. Spesies kadal yang memiliki tubuh terbesar dan paling banyak di distribusikan di AS adalah kadal bertanduk dari Texas (P. cornutum).

Keunikannya Dalam Cara Perlindungan Diri

Regal Horned Lizard menggunakan berbagai cara untuk menghindari predator. Pewarnaan kulit mereka umumnya berfungsi sebagai kamuflase. Ketika terancam, pertahanan pertama mereka adalah untuk tetap diam demi menghindari deteksi.
Jika predator tetap mendekat, mereka biasanya bergerak menjauh dan berhenti tiba-tiba untuk membingungkan ketajaman visual pemangsa itu. Jika tetap gagal, mereka akan membusungkan tubuh mereka agar terlihat lebih besar dan lebih sulit untuk ditelan.
https://i1.wp.com/www.nps.gov/archive/tont/nature/graphics/horned.jpg
Setidaknya ada empat jenis kadal yang juga dapat menyemprotkan aliran darah dari sudut-sudut mata untuk jarak sampai 5 meter. Mereka melakukan ini dengan membatasi aliran darah yang akan meninggalkan kepala, sehingga meningkatkan tekanan darah dan memecahkan pembuluh darah kecil di sekitar kelopak mata.
Hal ini tidak hanya membingungkan pemangsa, tetapi juga darah tersebut berbau sangat busuk sehingga menyebabkan predator yang mengejarnya mengurungkan niat untuk memangsanya.
https://i0.wp.com/i53.tinypic.com/13yikw.jpg
Tetapi tampaknya cara ini tidak berpengaruh banyak terhadap burung pemangsa. Untuk menghindari dari tangkapan burung pemangsa atau predator lainnya, kadal ini akan mengangkat kepala mereka dan mengarahkan tanduk tengkorak mereka lurus ke atas atau ke punggung.
Jika pemangsa mencoba untuk menggigit tubuhnya, kadal ini akan memasukkan sisi tubuhnya ke dalam tanah sehingga predator tidak dapat dengan mudah menangkapnya.

Berikut ini videonya :

http://www.youtube.com/v/gEl6TXrkZnk?version=3

Posted in: NEWS