PUASA DALAM MENCAPAI FITRAH

Posted on Agustus 27, 2010

0


By.achmad reza fahlevi—————–

Pada saat Nabi Adam memakan buah khuldi di sorga ,itu adalah awal peristiwa hedonistik,dan materialistik dalam sejarah hidup manusia.Wanita suka  dengan perhiasan dunia ketimbang laki-laki,karena sudah di ibrahkan  oleh siti hawa yang memakan buah khuldi 2 buah sedangkan nabi adam hanya makan sebuah buah khuldi.kemudian Penyesalan yang tidak bisa tertahankan lagi bagi nabi adam seraya berdoa’’ robbana zolamnaa anfusana ,wa illam taghfirlanaa watarhamna lanakunnana minal khosiriiin”.

Bahwasanya  harta hanya berhenti dalam sebuah perut,yang kemudian keluar lagi melalui kotoran.itulah yang di alami  nabi adam ,buah khuldi yang di makannya itu berputar selama 30 hari di dalam perutnya ,beliau tidak bisa membuang air besar.kemudian tobatnya nabi di terima dengan sebuah persyaratan yaitu puasa 3o hari 30 malam.
Pengusiran Nabi Adam oleh Allah swt dari surga    adalah  merupakan pelajaran bagi kita,bahwa manusia  siapapun itu pasti akan di coba oleh Allah dengan berbagai cobaan dengan keimanannya kepada AllAh.”Zuyyinnannas  hubbusyahawati minannisa dst….” ini adalah fitrah manusia suka dengan yang indah-indah,..ini adalah manusiawi,..manusia suka dengan harta,tahta dan wanita…mungkin ini yang sering terlintas di benak kita.Tapi pernahkah kita berfikir bahwa semua itu adalah fitnah,..sadarkah kita kalau semua dunia dan seisinya adalah ujian?..Oleh karena puasa Ramadhan merupakan alat sebagai pengontrol syahwat manusia akan perhiasan-perhiasan dunia agar tidak terjerumus dan masuk kedalam kenikmatan dunia yang semu dan sementara.Yang pada akhirnya pencapaian nilai-nilai takwa yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan kita di dunia  maupun di akhirat.
Posted in: Ramadhan