SADARLAH

Posted on April 29, 2010

0


Dikisahkan oleh syaqiq al-Balkhi,bahwa pada suatu hari Syaikh Ibrahim bin Adham berjalan-jalan di Bashrah.Banyak orang mengerumuni beliau,dan salah seorang berkata
kepadanya :”Wahai Abu Ishaq,Allah swt berfirman dalam al-quran :”Berdoalah kepada-ku,niscaya kukabulkan doamu”.(QS.al-Mu’min:60).Tetapi kami telah berdo’a sejak setahun yang lalu,dan hingga kini belum juga di kabulkan.”
Maka syaikh Ibrahim bin Adham/abu ishaq menjelaskan:”Wahai saudara-saudaraku penduduk bashrah,barang kali hati kalian telah tertutup oleh sepuluh perkara,sehingga do’a kalian tak terkabulkan:
Pertama,kalian mengaku beriman kepada Allah,tetapi kalian enggan memenuhi hak-hak-Nya.
Kedua,Kalian suka membaca Al-qur’an,tetapi enggan mengamalkan isinya.
Ketiga,kalian tahu bahwa setan itu musuh kalian yang nyata,tetapi kalian tetap saja mentaati dan menyetujui ajakannya.
Keempat,Kalian mengaku sebagai umat muhammad saw,tetapi kalian enggan melaksanakan sunnah-sunnah beliau.
Kelima,Kalian mendambakan surga,tetapi kalian enggan mengerjakan amal-amal yang dapat memasukan kalian ke surga.
Keenam,Kalian menginginkan selamat dari siksa api neraka,tetapi apa yang kalian lakukan adalah perbuatan-perbuatan yang menyebabkan masuk neraka.
Ketujuh,Kalian tahu bahwa maut itu sesuatu yang pasti,tetapi kalian enggan mempersiapkan bekal-bekal-nya.
Kedelapan,Kalian gemar meneliti aib orang lain,tetapi aib diri kalian sendiri tak pernah kalian teliti.
Kesembilan,kalian memakan dan menikmati pemberian tuhan,tetapi kalian enggan mensyukurinya.
Kesepuluh,Kalian biasa memakamkan jenazah teman-teman kalian,tetapi kalian tak mau mengambil pelajaran dari pemakaman itu.”
Posted in: Artikel Tasawuf