Penzina yang keterlaluan

Posted on April 27, 2010

0


Suatu hari umar bin khatab menghadap Nabi SAW seraya menangis.Maka nabi saw segera menegurnya seraya bersabda:”Hai Umar,mengapa kau menangis?”
• Umar :’ Wahai rosululloh ,di depan pintu sana ada seorang pemuda yang menangis sedih,sehingga aku sangat iba kepadanya”.
• Nabi :’’Coba suruh dia masuk!”

Kemudian sahabat Umar mempersilahkan pemuda itu agar masuk.Dia masuk ke rumah nabi dalam keadaan masih menangis.Nabi bertanya :”Hai anak muda,apakah yang menyebabkan kau menangis?”
• Pemuda:”Ya rosulallah,aku menangisi dosa-dosaku yang terlalu besar.Aku begitu takut atas murka Allah yang maha kuasa!’
• Nabi :”Apakah kamu menyekutukan Allah dengan sesuatu?”
• Pemuda :”Tidak!”
• Nabi :”Apakah kamu membunuh orang tanpa ada alasan yang di benarkan oleh syara’?”
• Pemuda :”Tidak!”
• Nabi :”Sekiranya kamu melakukan dosa hingga memenuhi tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi sekalipun,Allah masih akan mengampunimu asalkan kamu mau bertobat dengan sungguh-sungguh!”.
• Pemuda:” Ya rosulallah,dosaku melebihi gunung yang besar dan melebihi tujuh lapis langit!”
• Nabi :”Apakah dosa kamu melebihi kursi Allah ?
• Pemuda:”Benar ya rosulallah!”
• Nabi :”Apakah melebihi’Arasy?”
• Pemuda :”Benar ya rosulallah!”
• Nabi :”Apakah dosamu lebih besar dari rahmat Allah ?”
• Pemuda : “Tidak,Rahmat Allah tentu lebih besar dan lebih luas dari pada dosaku”?
• Nabi :”Lalu apa Sebenarnya dosamu itu?”
• Pemuda :”Ya rosulallah,aku malu mengatakannya!”
• Nabi :”Ya sudahlah! Kamu tidak perlu merasa malu kepadaku! Coba ceritakan dosa apa yang telah kau perbuat!”
Pemuda itu kemudian menceritakan secara panjang lebar:
Ya rosulallah,pekerjaanku adalah menggali kubur.Ini telah aku lakukan semenjak 7 tahun yang lalu.Suatu hari ada seorang puteri cantik dari kaum anshar yang meninggal dunia.Aku jatuh cinta kepadanya,sehingga setelah ia di kebumikan,terpaksa ku bongkar kuburnya dan kuambil jenazahnya.Lalu kubuka kain kafannya dan ia ku gauli.Setan ternyata terlalu kuat bisikannya.
Setelah itu,jenazah tersebut berbicara kepadaku:”wahai pemuda terkutuk,tidakkah engkau merasa malu kepada Allah? Ingatlah akan suatu hari di mana Allah akan menghukumi semua orang dan mengambil hak orang yang teraniaya.Kau telah mempermalukanku dengan begitu keji ! Kau tinggalkan diriku dalam keadaan telanjang di tengah-tengah perkampungan orang mati.Kau jadikan pula diriku dalam keadaan junub di hadapan allah!”
Rosulallah SAW berdiri,dengan penuh murka.beliau bersabda :” Hi pemuda terlaknat,pergilah jauh-jauh dariku.Sungguh tidak ada lagi balasan bagimu selain jahannam!”.
Mendengar sabda saw itu,maka pergilah pemuda tersebut dengan hati yang sangat sedih bagai tersayat sembilu.Ia meratap dan pergi ke padang pasir.Ia tak mau makan dan minum serta tak bisa tidur selama 7 hari.Maka habislah kekuatannya,hingga jatuh tergeletak di padang pasir.Wajahnya di sungkurkan di atas pasir seraya berdo’a :Ya Tuhan-ku Akulah hamba-Mu yang berlumuran dosa dan noda!Aku mencoba datang ke pintu rosul-Mu ,kiranya beliau berkenan menolongku di sisi-Mu.Namun ketika beliau mengetahui dosaku yang begitu besar ,beliau mengusirku dan menutup pintu taubat-Mu.Ya Allah, hari ini aku mencoba mengetuk pintu taubat-Mu,kiranya engkau mengampuniku dengan kasih sayang-Mu.Engkaulah satu-satunya harapanku,maka limpahkanlah sepercik kasih-Mu ya Allah !Sekiranya engkau tak berkenan mengirimkan api neraka ,bakarlah tubuhku di dunia-Mu ini,sebelum engkau membakar diriku di akhirat nanti!”.
Maka datanglah malaikat Jibril as. Menghadap Nabi SAW seraya berkata :”Hai Muhamamad,Allah set menyampaikan salam kepadamu!”
• Nabi :”Dialah As salam (sang penyelamat),keselamatan hanya datang dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya”
• Jibril:” Allah telah berfirman kepadamu:apakah kamu pernah menciptakan makhluk?”
• Nabi :”Dialah yang menciptakan semua makhluk termasuk diriku”
• Jibril :”Engkau yang berhak menerima taubat dari para hamba-Nya”?
• Nabi :”Hanya dialah sang pemberi rezeki,termasuk kepadaku”.
• Jibril :” Allah berfirman :Engkaukah yang berhak menerima taubat para hamba dan mengampuninya!?
• Nabi :” Hanya dia yang berhak menerima taubat para hamba dan mengampuninya”
Posted in: HIKAYAT